Wisata Malang

Malang Night Paradise – Taman Wisata Keluarga yang Kekinian

Malang Night Paradise bisa menjadi alternative wisata malam di malang raya untuk keluarga Anda, Wisata yang masih satu lokasi dengan Hawai Water Park Malang ini berada di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kab. Malang. Dengan konsep wisata yang unik dan akses yang cukup mudah, Malang Night Paradise akan mampu menarik perhatian para wisatawan baik dari Malang maupun luar Kota Malang.

Untuk menuju lokasi Malang Night Paradise ini sangat mudah kok, alamatnya di Jl. Graha Kencana Raya-Perumahan Graha Kencana, Malang 65122, Indonesia. Pasti ada yang nyeletuk, lho itu kan lokasi Hawai Water Park Malang. Iyaap, bener sekali. Jadi Malang Night Paradise ini letaknya ya di dalam Hawai Water Park Malang. Untuk bisa menikmati lampion-lampion indah dan melihat langsung dinosaurus “hidup” di dalam MNP, para pengunjung dikenakan tarif sebagai berikut:

Tiket biasa: Weekday: Rp.25.000 dan Weekend: Rp.35.000

Tersedia juga tiket terusan:

Weekday: Rp.45.000 dan Weekend: Rp.60.000

Dengan tiket terusan ini kita bisa menikmati beberapa wahana berbayar yang ada di dalam Malang Night Paradise. Oh iya, bagi anak-anak yang memiliki tinggi badan kurang dari 85 cm tidak dipungut biaya. Jadi sebelum anak-anak Anda tumbuh semakin tinggi, buruan deh ajak ke Malang Night Paradise. Jam operasional MP adalah dari jam 17.00 – 23.00 WIB.

Ada beberapa wahana yang bisa Anda nikmati bersama keluarga disini seperti gemerlapnya taman lampion, tarian air mancur, light tunnel, wahana permainan, hingga taman dinosaurus.

Sambutan Nan Memukau dari Dancing Water Fountain

Siapkan diri Anda ketika akan memasuki area Malang Night Paradise karena di pintu masuk kita akan dihadang oleh dua Tyranosaurus yang menunjukkan gigi-gigi tajamnya dengan tatapan matanya yang bikin jiper. Tapi jangan khawatir karena mereka tidak akan memangsa kita sebab dinosaurus-dinosaurus di MNP sudah dijinakkan.

Setelah melewati dua Tyranosaurus itu barulah kita akan melihat keindahan dari Taman Lampion. Gerbang Taman Lampion tampak begitu megah dengan bentuk lampion yang bernuansa Timur Tengah yaitu menara masjid dan bulan sabit. Menurut Bapak Andy Prasetya, Operational Manager dari Malang Night Paradise, pembuatan Malang Night Paradise ini terinspirasi dari sebuah taman wisata malam yang ada di Dubai yaitu Dubai Garden Glow.

Anda tidak akan diberi kesempatan untuk menghela nafas barang sejenak setelah mengagumi gerbang Taman Lampion karena dibalik gerbang itu kita akan langsung disambut oleh tarian memukau dari Dancing Water Fountain.

Dancing Water Fountain adalah sebuah wahana air mancur menari yang memiliki formasi tarian yang dikolaborasikan dengan tata sinar beraneka warna. Maka hasilnya adalah sebuah pertunjukkan tarian air yang indah nan memukau mata.

Tersesat di Negeri Lampion yang Indah

Puas mengagumi keindahan Dancing Water Fountain, saya dan teman-teman Malang Citizen langsung melihat-lihat apa saja yang terdapat di Taman Lampion ini. Kebetulan Malang Citizen mendapatkan kehormatan untuk hadir di acara soft opening Malang Night Paradise ini. Formasi Keluarga Biru hanya bertiga malam itu karena Mas Aiman masih belum sembuh benar dari sakit batuk dan panasnya.

Tak jauh dari Dancing Water Fountain, ada sebuah Taman Jamur dengan ukurannya yang tentu saja lebih besar dari jamur pada umumnya. Bahkan jamur yang berada di tengah ukuran batangnya saja melebihi tinggi badan saya. Jamur-jamur raksasa yang terbuat dari cahaya itu malah ada yang memiliki mata dan senyum yang lucu menyambut para pengunjung Malang Night Paradise. Eits, ternyata di antara jamur itu juga ada kelinci-kelinci cahaya yang juga tak kalah riangnya menyambut kami. Mereka duduk sambil bermain bunga-bunga cahaya dengan warna kelopak yang beragam.

Alihkan pandangan Anda ke seberang, maka tampak dua ekor burung Merak yang sedang bertengger di atas batu. Mereka tampak begitu anggung memamerkan keindahan bulu-bulu yang terdapat di ekornya. Di bawah dua Merak itu berserakan ‘telur-telur’ yang juga memancarkan cahaya warna-warni. Bisa dibayangkan jika telur-telur itu menetas pasti akan muncul anak burung merak yang imut dan tidak kalah indah bulu-bulunya.

Jika anak-anak ingin bermain maka bisa menaiki wahana Flying Cars yang berada tidak jauh dari dua lampion tersebut.

Bagi para wanita pencinta bunga maka jangan sampai ketinggalan berfoto di Wall of Rose. Di sini lampion berbentuk bunga Mawar ditata rapi hingga membentuk sebuah dinding Mawar yang indah dan penuh warna. Bahkan mawar yang paling besar bisa mengembang dan menguncupkan kelopaknya secara perlahan.

Sudah puas berfoto dengan bunga mawarnya?

Oke kita lanjutkan ke Danau Angsa yang tak kalah indahnya. Di dalam danau kita akan melihat beberapa angsa yang sedang berenang. Di antara kerumunan angsa itu ada dua ekor yang ukurannya paling besar dan penampilannya paling mempesona. Mungkin mereka sepasang raja dan ratu Angsa. Bulu-bulu putih mereka berhiaskan motif yang indah dengan paduan warna biru, merah, kuning dan hijau. Leher jenjang mereka dilingkari sebuah gelang-gelang cahaya berwarna biru muda. Bahkan sang Ratu memakai sebuah mahkota cantik berwarna merah, dia tampak anggun namun tetap malu-malu melihat para pengunjung yang mengagumi keindahannya.

Jika anak-anak penyuka serial Kungfu Panda maka ajaklah ke Malang Night Paradise ini karena ada Taman Panda yang menampilkan panda-panda imut nan lucu. Mereka sedang bermain di taman yang ditumbuhi dengan aneka bunga dan pohon bambu. Dua panda yang paling besar berdiri tegak menyambut para pengunjung sambil memegangi bola kuning yang bergambarkan pohon bambu.

Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri jika Anda ingin berfoto di depan Collosium Roma dan Guci Rusia. Di Malang Night Paradise ada juga lampion yang bentuknya seperti dua objek tersebut. Puas-puasin deh berfoto di sana.

Melewati Terowongan Kekinian: Lighting Tunel
Malang Night Paradise terbagi menjadi dua bagian utama yaitu Taman Lampion dan Taman Dinosaurus. Nah di antara kedua taman ini dihubungkan oleh sebuah terowongan cahaya yang diberi nama Lighting Tunel.

Wahana yang dihiasi oleh lampu-lampu LED berwarna-warni ini akan menggoda siapa saja untuk berfoto bahkan membuat video di dalamnya. Deretan lampu LED itu bersinar dengan formasi-formasi tertentu plus iringan music yang menghentak, sehingga kita serasa di diskotik. Dijamin deh terowongan yang kekinian ini akan menjadi wahana favorit anak muda karena sangat instagramable

Saking instragramable-nya walaupun pose kita standard atau geje sekalipun akan tetap terlihat oke di Lighting Tunel ini. Idealnya jika ingin mendapatkan foto yang oke jika di belakang kita tidak ada orang sama sekali sehingga deretan lampu LED itu bisa tertangkap kamera semua. Beruntung karena saat kami tiba di sini, pengunjung belum begitu banyak. Berjalan di Lighting Tunel membuat saya teringat pada Thomas Alva Edison yang telah menemukan lampu sehingga malam yang semula gelap gulita menjadi penuh warna.

Kembali ke Zaman Purbakala di Taman Dinosaurus

Setelah puas narsis ria di Lighting Tunel maka siapkan fisik dan mental Anda karena kita akan memasuki Taman Dinosaurus. Awalnya saya mengira hanya akan melihat patung-patung dinosaurus yang kaku seperti di wahana-wahana lainnya. Namun dugaan saya salah besar.

Malang Night Paradise menujukkan totalitasnya dalam mengkonsep Taman Dinosaurus sebagai wahana hiburan sekaligus edukasi bagi para pengunjungnya. Seluruh dinosaurus yang ada di Malang Night Paradise ini bukanlah patung yang diam membisu namun mereka bisa bergerak bahkan mengeluarkan suara seperti aslinya. Jika nyali Anda cukup besar, cobalah menyentuh kulit replica dinoasurus ini maka tangan Anda akan merasa seperti menyentuh tekstur kulit Dinosaurus yang sebenarnya.

Ada banyak macam dinosaurus yang bisa kita lihat di Malang Night Paradise ini antara lain Tyrannosaurus, Triceraptops, Pterodactyl, Vilociraptor yang sudah cukup familiar bagi kita. Ada juga jenis dinosaurus yang masih asing di telinga saya seperti Liopleurodon Liopleuron, Carnotarus, Memenchisaurus, Parasaurolophus, dan Compsognathus. Tak perlu khawatir kebingungan sebab di setiap replika disediakan papan yang berisi keterangan lengkap tentang replika tersebut. Sekali dayuh dua tiga pulau terlampaui, kita bisa narsis-narsis seru sambil menambah ilmu tentang dunia Dinosaurus.

Di ujung Taman Dinosaurus kita akan diberi bonus replika makhluk pra sejarah yang memiliki badan super besar dengan bulu-bulunya yang tebal yaitu Mammoth. Trus ada juga manusia purba dan ilmuwan legendaries Albert Einstein.

Melihat Dino’s Show dan Menaiki Dinosaurus

Bukan Malang Night Paradise namanya jika tak menyajikan hiburan yang totalitas untuk para pengunjung. Dinosaurus di MNP tak hanya bisa difoto saja namun kita bisa melihat pertunjukkan Dino’s Show dan Menaiki Dinosaurus.

Gila lu Ndro, Dinosaurus dinaikkin?

Iyaaap, bukan hanya anak-anak bahkan orang dewasa pun bisa menaiki dinosaurus. Bahkan Ashanti dan Aurel pun tak mau ketinggalan menaiki replika dinosaurus. Mereka akan membawa kita berjalan-jalan di area Dragon and T-rex Ride dan Triceratops Ride.

Sebenarnya masih ada wahana lainnya yang belum sempat saya coba antara lain Dino Science Center, Digging Fosil, Smurf Village dan Twister Robotic. Tapi nggak apa-apa, habis lebaran nanti rencananya Keluarga Biru akan kembali lagi mengunjungi Malang Night Paradise ini. Tentu saja dengan formasi yang lengkap, Mas Aiman pasti akan sueeneng dan excited melihat replika dinosaurus yang terlihat seperti hidup itu. Atau malah ketakutan hihihi.
Tonton: Malang Night Paradise di Net TV
Secara keseluruhan, Malang Night Paradise sudah sangat bagus dalam memberikan alternatif hiburan keluarga di malam hari. Kehadiran aneka lampion yang indah dan replika dinosaurus yang begitu hidup membuat Malang Night Paradise akan memberikan pengalaman wisata hiburan sekaligus edukasi yang sayang banget untuk dilewatkan. Malang Night Paradise: taman wisata keluarga yang memukau dan kekinian banget.

Paket Wisata Bromo Malang Populer :

+62822 644 777 93 +62856 557 444 01
Tags