Hit Enter to search or Esc key to close
View Point Penanjakan Bromo

6 Spot Eksotis untuk berburu Sunrise di gunung Bromo

6 Spot Eksotis untuk berburu Sunrise di gunung Bromo

View Point Penanjakan Bromo

Berburu indahnya matahari terbit jadi agenda wisata yang sayang untuk dilewati saat Anda mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Anda direkomendasikan untuk melihat matahari terbit dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, karena jaraknya paling dekat dengan kawah Gunung Bromo.

Selain menaiki balon udara, berburu sunrise menjadi kegiatan yang bisa kamu lakukan saat berkunjung ke kawasan Bromo Tengger Semeru. Sebab, Bromo dikenal akan sunrisenya yang memukau bagi wisatawan.Tak mengherankan, jika salah satu destinasi wisata yang ada di Jawa Timur ini selalu dipadati wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Nah, buat kamu yang ingin membuktikan indahnya panorama sunrise di Bromo, ada beberapa tempat yang bisa kamu kunjungi, lho. Di mana saja? Yuk, simak!

View Point Puncak Penanjakan 1 Bromo

View Point Penanjakan Bromo
View Point Penanjakan Bromo

Merupakan spot populer yang sudah terkenal dengan sudut pemandangan yang sangat menakjubkan untuk menikmati matahari terbit atau The Golden Sunrise. Memiliki ketinggian 2.770 mdpl puncak penanjakan 1 ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional, yang terletak di arah barat daya Bromo.

Bukan hanya wisatawan dalam negeri yang menyukai pemandangan sunrise di penanjakan 1 Bromo yang terkenal ini, bahkan spot ini sudah sangat terkenal bagi wisatawan mancanegara yang juga memiliki nama sebutan tersendiri yakni “The Famous of sunrise”.

Dari puncak penanjakan 1 Bromo ini pemandangan yang di sajikan pun begitu luar biasa. Wisatawan dapat menyaksikan pesona matahari terbit dengan latar belakang Gunung-Gunung eksotis yang memanjakan mata yaitu Gunung bromo, Batok dan Semeru.

Tidak hanya sampai di situ, pemandangan yang tak jarang membuat wisatawan takjub. Lautan pasir yang menawan dengan sebutan “sea of sand” yang terhampar di antara 3 gunung di lapisi dengan kabut putih tebal, juga memberikan pemandangan berbeda dari spot Sunrise lainnya.

Puncak Penanjakan 2 Bromo (Seruni Point)

Seruni Point atau Puncak penajakan 2 Bromo ini merupakan spot alternatif yang dapat di gunakan wisatawan untuk melihat pemandangan matahari terbit. Jika pada puncak penanjakan 1 sudah sangat di padati pengunjung atau jika sedang di adakan suatu event khusus.

View Point Penanjakan seruni point Bromo
View Point Penanjakan seruni point Bromo

Puncak penanjakan 2 Bromo memang belum begitu di kenal para wisatawan. Karena puncak penanjakan 1 sudah sangat di kenal sebagai spot tertinggi dan terbaik untuk menyaksikan matahari terbit di Bromo.

Seruni Point bromo
Seruni Point bromo

Selain itu puncak penanjakan 2 yang terletak di desa Seruni kecamatan Sukapura ini. Memang baru di buka setelah di lakukan perbaikan dan peresmian oleh pemerintan setempat. Lokasi ini memang di tujukan sebagai spot alternatif puncak penanjakan 1 yang sudah padat akan wisatawan.

Sebenarnya dari lokasi ini wisatawan juga dapat dengan sempurnya menyaksikan keindahan langsung Gunung Bromo, Batok, Kursi juga Semeru, namun dari sudut yang berbeda. Meski demikian lokasi ini juga tidak kalah menarik dengan puncak penanjakan 1.

Sama halnya dengan penanjakan 1, untuk menuju ke penanjakan 2 juga di butuhkan kendaraan Jeep. Karena jalan yang di lalui juga menanjak. Setelah itu wisatawan di haruskan untuk menulusuri anak tangga kurang lebih selama 10 menit untu dapat mencapai lokasi puncak penanjakan 2 Seuni point Ini.

Penanjakan 3 Bukit Kingkong atau Bukit Kadaluh

Bukit Kedaluh dan bukit kingkong
Bukit Kedaluh dan bukit kingkong

Bukit Kingkong, masyarakat Tengger juga menyebutnya Kadaluh yang berarti harapan supaya wilayah ini diberi kesuburan. Sedangkan, penamaan Bukit Kingkong karena ada bagian tebing batu yang tampak menonjol yang menyerupai kepala kingkong dan cekungan di sekitarnya yang menyerupai bagian mata.Berada tidak jauh dari Penanjakan 1, yaitu sekitar 2,5 km, Bukit Kingkong menawarkan pemandangan yang tidak kalah eksotis. Sebab, Gunung Bromo, Batok, dan Semeru bisa dilihat jauh lebih jelas dari view point ini. Selain itu, jalur menuju puncak lebih menanjak jika dibandingkan dengan bukit-bukit lainnya. Namun, jika dibandingkan dengan Penanjakan 1, bukit ini memang jauh lebih sepi, sehingga kamu enggak perlu berdesakan dengan pengunjung lainnya.

Bukit Cinta Love Hill Bromo

Bukit Cinta Love Hill Bromo
Bukit Cinta Love Hill Bromo

Spot di ketinggian 2.680 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan dapat dicapai dari wilayah Kabupaten Pasuruan itu sekarang lebih populer dengan sebutan Bukit Cinta. Sebabnya, ada tembok besar bertuliskan ‘Love Hill Bromo Tengger’ sebagai penanda lokasi sekaligus tempat berfoto.

Pos Dingklik

pos dingklik bromo
pos dingklik bromo

Tempat ini merupakan tempat sunrise yang pertama dijumpai ketika mengakses Bromo melalui jalur Pasuruan. Pos pengamatan ini jadi yang pertama dilalui dari jalur Pasuruan. Lokasinya tidak begitu jauh dari gerbang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), hanya sekitar empat menit perjalanan. Lokasinya berada tak jauh dari gerbang utama TNBTS. Dari tempat parkir jeep, hanya perlu melakukan perjalanan sekitar empat menit berjalan kaki. Lokasinya tak cukup luas untuk menampung wisatawan, namun disekitarnya sudah terdapat banyak pedagang yang menjajakan makanan.

Puncak Mentigan Bromo

Puncak Mentigan Bromo
Puncak Mentigan Bromo

Lokasi Bukit Mentigen tidak jauh dari pintu masuk Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semero di Cemoro Lawang dan persis dibelakang hotel lava view lodge. Jadi kalau anda kebetulan menginap di hotel ini ataupun sekitarnya anda bisa menuju spot sunrise mentigen.

Jika pengunjung memutuskan untuk berjalan kaki atau tracking alam, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 1 km dari gapura “Selamat Datang di Obyek Wisata Seruni” dengan jarak tempuh sekitar 15 menit jika menggunakan kendaraan bermotor.

Perjalanan menuju Bukit Mentigen terbilang relative mudah dilalui untuk semua orang. Jika berangkat dari penginapan daerah Cemoro menggunakan motor, pengunjung harus berangkat pukul 04:30 agar tidak kelewatan momen sunrisenya.

Tinggi bukit ini tidak setinggi Bukit Penanjakan 1 dan 2. Dari tempat matahari terbit, pengunjung akan menyaksikan view Gunung Bromo dan Batok yang terlihat sejajar ketika hari sudah mulai agak terang. Bukit ini berada di Timur Laut Gunung Bromo.

Puncak Mentigan gunung Bromo
Puncak Mentigan gunung Bromo

Titik pengamatan yang bisa pengunjung lihat juga masih sangat alami, karena hanya berupa jalan setapak seperti halnya bukit cinta Bromo maupun savana teletubbies Bromo. Sayangnya spot ini kurang terawat dan banyak sekali semak semak yang menutupi sunrise momen.

Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan acuan ketika pergi ke bromo.

EXPLORE TIPS MEMBURU SUNRISE BROMO.

  1. Untuk menuju ke spot pananjakan, kingkong, love hill, dan gunung dingklik harus menggunakan Jeep hardtop atau Mobil 4WD setype. Anda bisa gunakan mobil sejenis avanza dll jika melalui akses Tosari Pasuruan tapi mobil anda akan dilarang menuruni lautan pasir untuk menuju kawah bromo, widodaren, dan savana telletubis.
  2. Jika menggunakan mobil pribadi kelas 4WD pastikan kehandalan mesin dan Drivernya. Pada jalur lautan pasir sering berkabut tebal dan banyak mobil yang tersesat di lembah widodaren dan tidak menemukan entrance gate gunung pananjakan. Anda juga bisa hire driver lokal di cemoro lawang jika mau.
  3. Jika anda menggunakan sepeda motor matic ke spot pananjakan dan sekitarnya, pastikan tidak mematikan mesin motor ketika turun dari pananjakan ke lautan pasir dengan dalih hemat bensin. Lebih baik berhenti untuk memastikan rem tidak lagi panas.
  4. Harga sewa jeep bervariasi tergantung berapa spot yang mau dikunjungi dan musim kunjungan apakah low season ataukah peak season seperti tahun baru dan libur lebaran. Harga berkisar 450 – 750 ribu. Gunakan travel agen kepercayaan anda karena harga jeep ini kepada travel agen akan selalu sama sepanjang musim. Ibarat kata kerjasama jangka panjang.
  5. Pintu menuju Bromo bisa ditempuh dari malang via tumpang gubuk klakah, tongas probolinggo, dan tosari pasuruan. Secara akomodasi perhotelan via probolinggo memang lebih lengkap dan banyak yang bisa di booking via online marketplace.
  6. Selalu bawa jas hujan ringan, cuaca sering berubah walaupun dimusim kering, terkadang terjadi hujan lokal pada saat menunggu momen sunrise.
  7. Bagi anda yang muslim dari semua spot sunrise tidak disediakan mushola. Jadi bagi anda yang mau sholat subuh dahulu sebelum menanti sunrise bisa dilakukan di warung tertentu (bukit cinta, dingklik, kingkong) sebelum naik tangga ke spot sunrise point.
  8. Harga makanan tidak terlampau mahal. Mie goreng plus telur berkisar 10 ribu, teh kopi dan sejenisnya 5 ribu, gorengan pisang tempe dan weci/bakwan sekitar 3 ribu per biji.