Hit Enter to search or Esc key to close

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki lautan pasir seluas 10 km yang disebut Tengger, tempat dimana empat anak gunung berapi baru berada. Anak gunung berapi tersebut adalah Gunung Batok (2.470 m), Gunung Kursi (2.581 m), Gunung Watangan (2.661 m), dan Gunung Widodaren (2.650 m). Namun, dari deretan gunung tersebut, hanya Gunung Bromo lah satu-satunya yang masih aktif. Temperatur di puncak Gunung Bromo berkisar 5-18 derajat Celcius. Bila Sobat Pesona menuju ke arah Selatan Taman, Sobat akan menemukan dataran terjal yang terbelah oleh lembah dan dihiasi dengan danau-danau yang indah hingga mencapai kaki Gunung Semeru.

Akses Menuju Lokasi

  1. Menggunakan Jalur Udara
    Sobat Pesona dapat menggunakan maskapai Sriwijaya Air, yang memiliki jadwal penerbangan ke Kota Malang  sebanyak dua kali dalam sehari. Maskapai lainnya seperti Citilink dan Batik Air juga bisa Sobat Pesona gunakan sebab memiliki penerbangan dari Jakarta ke Surabaya setiap harinya.
  2. Jalur Darat
    Sobat Pesona juga bisa menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melalui jalur darat dengan  menempuh jalur Probolinggo, tepatnya melalui desa Ngadisari. Atau, Sobat Pesona dapat mengambil jalur timur laut melalui Pasuruan, tepatnya melalui desa Tosari. Pilihan jalur terakhir yang cukup menantang adalah melalui Ngadas.
    Jalur paling populer dan yang paling mudah adalah melalui Probolinggo, terutama bagi Sobat Pesona yang menggunakan moda transportasi umum bus. Rute Wonokitri adalah rute terdekat dan termudah jika Sobat Pesona berangkat menggunakan kendaraan pribadi dari arah Surabaya berkisar 5 jam perjalanan. Begitu Sobat Pesona tiba di daerah pedesaan tersebut, Sobat Pesona harus menyewa kendaraan 4×4 untuk memasuki jalur terjal menuju ke Gunung Bromo.
    Sebagian besar grup wisata dari Surabaya menginap di sejumlah hotel di Tretes. Selain pilihan hotelnya cukup banyak, tempat ini juga dekat dengan bandara. Atau, Sobat Pesona juga dapat menghubungi agen perjalananmu untuk mengatur rencana perjalanan wisata.
  3. Berkeliling
    Banyak turis memilih untuk berjalan kaki ketika mereka berada di wilayah Taman Nasional. Terdapat jalur yang telah ditandai untuk memudahkan Sobat Pesona melintasi lautan asir menuju ke kaki Gunung Bromo. Sobat Pesona  juga dapat menyewa mobil Jeep atau Kuda dari Cemoro Lawang untuk berkeliling.

Objek Wisata

  1. Aktivitas Outdoor
    Laut pasir Tengger dengan luas mencapai 5,250 hektar menjadi tempat yang sempurna untuk berjalan kaki atau menunggangi kuda. Sobat Pesona juga bisa mendaki ke puncak Gunung Bromo atau bahkan ke puncak Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Selain mendaki gunung, wisata alam yang ditawarkan adalah menyaksikan indahnya matahari terbit dari Ranu Kumbolo, dimana matahari perlahan-lahan akan muncul dari lembah di antara dua bukit, persis seperti dalam dongeng. Sobat Pesona juga bisa mengunjungi air terjun terdekat di antaranya adalah Madakaripura, Coban Sewu, Coban Pelangi, dan air terjun Coban Jahe.
  2. Wisata Religi
    Sebagian besar penduduk asli Tengger menganut agama Hindu. Oleh karena itu, Sobat Pesona dapat dengan mudah menemukan sejumlah Pura Hindu di sekitar wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sobat Pesona dapat mengunjungi Pura Kidal, Pura Luhur Poten, Pura Agung Mandara Giri Semeru, dan Pura Jago untuk menyaksikan keindahan sejarahnya.
  3. Pengalaman Unik
    Selain semua keindahan alamnya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga memiliki pesona kebudayaannya sendiri. Ngadas desa yang tenang di lereng Gunung Bromo, akan memberikan Sobat Pesona pengalaman kebudayaan yang menyenangkan dan sayang untuk dilewatkan. Terletak di dataran tinggi, yang hanya berjarak 6,5 km dari Gunung Bromo, suhu rata-rata di desa tersebut memiliki rata-rata suhu sekitar 0 – 25 derajat Celcius, dengan udara yang menyegarkan. Penduduk desa yang sebagian besar adalah penduduk asli Tengger yang masih mempraktikkan ritual dan upacara kuno yang diyakini akan membawa keamanan, nasib baik, dan kemakmuran